Gunung Uhud menjadi landmark dalam biografi Nabi Muhammad, sejarah Islam

Gunung Uhud adalah salah satu gunung paling terkenal di Jazirah Arab dan di antara landmark geografis dan sejarah terbesar dari kota Madinah yang diberkati.

Ini adalah salah satu gunung yang sering dikunjungi orang Madinah karena kecintaan mereka pada Nabi Muhammad (saw). Menurut riwayat Hadhrat Anas (semoga Allah senang dengannya), Nabi (saw) pernah berkata: “Uhud adalah gunung yang mencintai kita dan kita menyukainya.”

Gunung ini memiliki banyak keistimewaan, yang terpenting adalah terbuat dari batuan vulkanik. Bentang alamnya yang unik terdiri dari lembah dan terumbu karang serta monumen bersejarah yang dibangun di atasnya, seperti kastil megah dan ukiran batu yang sudah ada sejak berabad-abad lalu dan merupakan tempat favorit bagi pengunjung.

Titik pandang sejarah
Dr. Taneeb al-Faidi, peneliti sejarah dan landmark kota Madinah yang diberkati menekankan pentingnya sejarah gunung, seperti namanya dalam beberapa hadis. Nabi (saw) bersabda: “Tetaplah Uhud, ada seorang nabi, seorang yang jujur ​​dan dua syuhada,” diriwayatkan oleh Bukhari, Abu Dawud dan Tirmidzi.

Ia menambahkan, penamaan Gunung Pelajaran Perang Uhud (yang dalam bahasa Arab berarti ‘yang satu’) itu unik. Wilayah selatannya menyaksikan ketabahan, kepahlawanan dan pengorbanan para sahabat Nabi; datarannya yang diberkati juga menyaksikan pergolakan dan luka yang mereka derita dalam salah satu pertempuran, yang dikenal sebagai Pertempuran Uhud.

Peneliti menunjukkan bahwa masih ada beberapa bangunan tua di dekat puncak Gunung Uhud. Berdiri di atas puncak gunung, orang dapat dengan jelas melihat semua sisi Madinah, yang merupakan pengalaman yang sangat memikat. Ia menambahkan, gunung tersebut termasuk rongga alami (disebut Maharis), yang menjebak air hujan hampir sepanjang tahun. Beberapa pohon dan tumbuhan unik menghuni perbukitan, seperti (Luz Al Nabi), tumbuhan kecil dengan daun lebar.

Ada pula tumbuhan asam yang bercirikan rasa asam pada daun merah mudanya. Gunung ini juga menampung tanaman seperti pohon anggur Matrimony, Acacia tortilis, Acacia ehrenbergiana, Ziziphus spina-christi, selain Colocynth dan Echinops spinosissimus.

Menurut juru bicara resmi Otoritas Geologi Saudi Tariq Aba el-Khail, Gunung Uhud merupakan salah satu landmark Islam terpenting di Madinah, terletak sekitar 4 km dari Masjid Nabawi, dengan ketinggian maksimal sekitar 1.077 meter dari permukaan laut.

Petrologi Uhud
Batuan yang membentuk pegunungan itu berasal dari zaman pra-Kambrium (800-690 juta tahun yang lalu). Direktur Departemen Survei Geologi Otoritas Geologi Saudi, Dr. Wadi’e Qashqari menunjukkan bahwa bebatuan yang ditemukan di gunung Uhud hampir tidak berubah bentuk dan memiliki tingkat kekerasan yang tinggi. Mayoritas geologi Gunung Uhud terdiri dari riolit merah-merah muda dan dasit abu-abu muda, serta batuan dari batuan vulkanik yang mengeras dari Brescia dan abu vulkanik yang mengeras.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *